Struktur Matahari
Penyusun lapisan matahari diantaranya adalah
hidrogen,
helium,
oksigen,dan
beberapa gas lainnya
Matahari terdiri dari beberapa lapisan, diantaranya adalah
fotosfer,
kromosfer,
korona, dan inti.
Showing posts with label Ringkasan IPA Kelas 5. Show all posts
Showing posts with label Ringkasan IPA Kelas 5. Show all posts
Ringkasan IPA Kelas 5: Proses Pembentukkan dan Jenis-Jenis Tanah (Bag. 2)
Komposisi dan Jenis-Jenis Tanah
Tanah berpasir
Tanah berpasir merupakan jenis tanah yang gembur dan mudah dilalui
oleh air. Tanah jenis ini mengandung sedikit bahan organik yang berasal
dari makhluk hidup. Hal inilah yang menyebabkan tanah berpasir tidak begitu
subur.
Tanah berhumus
Humus berasal dari sisa-sisa tumbuhan. Tanah yang mengandung
banyak humus merupakan jenis tanah yang memiliki kesuburan yang sangat
baik. Tanah jenis ini dapat menahan air dan merupakan tanah yang paling
subur dibandingkan dengan jenis tanah lainnya.
Tanah liat
Jenis tanah ini banyak digunakan untuk pembuatan keramik dan
kerajinan lainnya. Dalam keadaan basah tanah ini lengket dan sangat elastis.
Tanah jenis ini sulit dilalui oleh air dan tidak banyak mengandung bahan organik.
Tanah berpasir
Tanah berpasir merupakan jenis tanah yang gembur dan mudah dilalui
oleh air. Tanah jenis ini mengandung sedikit bahan organik yang berasal
dari makhluk hidup. Hal inilah yang menyebabkan tanah berpasir tidak begitu
subur.
Tanah berhumus
Humus berasal dari sisa-sisa tumbuhan. Tanah yang mengandung
banyak humus merupakan jenis tanah yang memiliki kesuburan yang sangat
baik. Tanah jenis ini dapat menahan air dan merupakan tanah yang paling
subur dibandingkan dengan jenis tanah lainnya.
Tanah liat
Jenis tanah ini banyak digunakan untuk pembuatan keramik dan
kerajinan lainnya. Dalam keadaan basah tanah ini lengket dan sangat elastis.
Tanah jenis ini sulit dilalui oleh air dan tidak banyak mengandung bahan organik.
Ringkasan IPA Kelas 5: Gaya gerak, dan energi (Bag. 2)
Gaya gesek dapat menimbulkan energi bunyi dan energi panas.
Arah gaya gesek berlawanan dengan arah gerak benda.
Gaya gesek memperlambat gerak benda.
Gaya Magnet
Benda magnetis adalah benda-benda yang dapat ditarik oleh magnet, misalnya: besi, baja, aluminium.
Benda Non-magnetis adalah benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet, misalnya: plastik, kayu, kaca, kain, karet.
Sebuah magnet memiliki gaya magnet, karena dapat menarik benda-benda logam.
Benda dapat memiliki gaya magnet dengan memberikannya energi listrik.
Sebuah magnet memiliki dua kutub yaitu utara dan selatan.
Jika dua magnet sejenis didekatkan, maka kedua magnet akan saling tolak menolak. Dan sebaliknya, jika dua magnet berbeda jenis didekatkan, maka akan saling tarik menarik.
Arah gaya gesek berlawanan dengan arah gerak benda.
Gaya gesek memperlambat gerak benda.
Gaya Magnet
Benda magnetis adalah benda-benda yang dapat ditarik oleh magnet, misalnya: besi, baja, aluminium.
Benda Non-magnetis adalah benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet, misalnya: plastik, kayu, kaca, kain, karet.
Sebuah magnet memiliki gaya magnet, karena dapat menarik benda-benda logam.
Benda dapat memiliki gaya magnet dengan memberikannya energi listrik.
Sebuah magnet memiliki dua kutub yaitu utara dan selatan.
Jika dua magnet sejenis didekatkan, maka kedua magnet akan saling tolak menolak. Dan sebaliknya, jika dua magnet berbeda jenis didekatkan, maka akan saling tarik menarik.
Ringkasan IPA Kelas 5: Jenis-Jenis Pesawat Sederhana (Bag. 2)
Bidang Miring
contohnya kampak, pisau, pahat, obeng, dan sekrup.
Katrol
- Katrol tetap: Katrol yang posisinya tidak berpindah pada saat digunakan
- Katrol bebas: Katrol bebas kedudukan atau posisi katrol berubah dan tidak dipasang pada tempat tertentu.
- Katrol majemuk: Perpaduan dari katrol tetap dan katrol bebas
Roda Berporos
adalah roda yang di dihubungkan dengan sebuah poros yang dapat berputar seperti setir mobil, setir kapal, roda sepeda, roda kendaraan bermotor.
contohnya kampak, pisau, pahat, obeng, dan sekrup.
Katrol
- Katrol tetap: Katrol yang posisinya tidak berpindah pada saat digunakan
- Katrol bebas: Katrol bebas kedudukan atau posisi katrol berubah dan tidak dipasang pada tempat tertentu.
- Katrol majemuk: Perpaduan dari katrol tetap dan katrol bebas
Roda Berporos
adalah roda yang di dihubungkan dengan sebuah poros yang dapat berputar seperti setir mobil, setir kapal, roda sepeda, roda kendaraan bermotor.
Ringkasan IPA Klas 5: Sifat-sifat Cahaya (Bag. 2)
Cermin cembung, yaitu cermin pada kaca spion kendaraan bermotor, bayangan yang dibentuk oleh cermin cembung bayangannya adalah semu, tegak dan lebih kecil.
Cahaya Putih
Terdiri atas berbagai warna.
Cahaya putih akan mengalami pembiasan dan terurai menjadi berbagai macam warna, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Warna-warna yang membentuk cahaya tersebut disebut spektrum cahaya.
Penguraian Cahaya
Warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu pada pelangi berasal dari pembiasan dan penguraian cahaya putih matahari oleh bintik-bintik air hujan.
Cahaya Putih
Terdiri atas berbagai warna.
Cahaya putih akan mengalami pembiasan dan terurai menjadi berbagai macam warna, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Warna-warna yang membentuk cahaya tersebut disebut spektrum cahaya.
Penguraian Cahaya
Warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu pada pelangi berasal dari pembiasan dan penguraian cahaya putih matahari oleh bintik-bintik air hujan.
Ringkasan IPA Klas 5: Sifat-sifat Cahaya (Bag. 1)
Sifat-Sifat Cahaya
1. Cahaya Merambat Lurus
2. Cahaya Menembus Benda Bening
3. Cahaya dapat dibiaskan
Jika cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat maka cahaya akan dibiaskan.
Sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin datar:
Besar dan tinggi bayangan sama dengan besar dan tinggi benda sebenarnya.
Sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin cekung:
Bayangan memilki sifat semu, lebih besar, dan tegak
Sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin cembung:
Klik disini untuk membaca ringkasan bagian 2.
1. Cahaya Merambat Lurus
2. Cahaya Menembus Benda Bening
3. Cahaya dapat dibiaskan
Jika cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat maka cahaya akan dibiaskan.
Sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin datar:
Besar dan tinggi bayangan sama dengan besar dan tinggi benda sebenarnya.
Sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin cekung:
Bayangan memilki sifat semu, lebih besar, dan tegak
Sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin cembung:
Klik disini untuk membaca ringkasan bagian 2.
Ringkasan IPA Kelas 5: Jenis-Jenis Pesawat Sederhana (Bag. 1)
Pengungkit
Terdapat tiga titik yang menggunakan gaya ketika kita mengungkit suatu benda, yaitu beban (B), titik tumpu (TT), dan kuasa (K).
Pengungkit jenis pertama,
kedudukan titik tumpu terletak di antara beban dan kuasa. Contoh pengungkit jenis pertama ini di antaranya adalah gunting, linggis, jungkat-jungkit, dan alat pencabut paku.
Pengungkit jenis kedua,
kedudukan beban terletak di antara titk tumpu dan kuasa. Contoh pengungkit golongan kedua ini di antaranya adalah gerobak beroda satu, alat pemotong kertas, dan alat pemecah kemiri,
pembuka tutup botol.
Pengungkit jenis ketiga,
kedudukan kuasa terletak di antara titik tumpu dan beban. Contoh pengungkit golongan ketiga ini adalah sekop yang biasa digunakan untuk memindahkan pasir.
Klik disini untuk membaca ringkasan bagian 2.
Terdapat tiga titik yang menggunakan gaya ketika kita mengungkit suatu benda, yaitu beban (B), titik tumpu (TT), dan kuasa (K).
Pengungkit jenis pertama,
kedudukan titik tumpu terletak di antara beban dan kuasa. Contoh pengungkit jenis pertama ini di antaranya adalah gunting, linggis, jungkat-jungkit, dan alat pencabut paku.
Pengungkit jenis kedua,
kedudukan beban terletak di antara titk tumpu dan kuasa. Contoh pengungkit golongan kedua ini di antaranya adalah gerobak beroda satu, alat pemotong kertas, dan alat pemecah kemiri,
pembuka tutup botol.
Pengungkit jenis ketiga,
kedudukan kuasa terletak di antara titik tumpu dan beban. Contoh pengungkit golongan ketiga ini adalah sekop yang biasa digunakan untuk memindahkan pasir.
Klik disini untuk membaca ringkasan bagian 2.
Ringkasan IPA Kelas 5: Gaya gerak, dan energi (Bag. 1)
Gaya Gravitasi
Adanya gaya gravitasi menyebabkan benda yang dilempar ke atas bergerak jatuh ke bumi. Benda yang bergerak memiliki energi.
Gaya Gravitasi adalah gaya tarik menarik antar partikel yang ada di alam semesta. Jika tidak ada gaya gravitasi di Bumi ini, maka semua benda akan melayang-layang di udara.
Gaya Gesek
Gaya Gesek adalah gaya yang menimbulkan hambatan ketika dua permukaan saling bersentuhan.
Gaya gesek adalah gaya yang timbul pada dua permukan benda yang saling bersinggungan karena salah satu atau kedua benda tersebut bergerak.
Klik disini untuk membaca ringkasan bagian 2.
Adanya gaya gravitasi menyebabkan benda yang dilempar ke atas bergerak jatuh ke bumi. Benda yang bergerak memiliki energi.
Gaya Gravitasi adalah gaya tarik menarik antar partikel yang ada di alam semesta. Jika tidak ada gaya gravitasi di Bumi ini, maka semua benda akan melayang-layang di udara.
Gaya Gesek
Gaya Gesek adalah gaya yang menimbulkan hambatan ketika dua permukaan saling bersentuhan.
Gaya gesek adalah gaya yang timbul pada dua permukan benda yang saling bersinggungan karena salah satu atau kedua benda tersebut bergerak.
Klik disini untuk membaca ringkasan bagian 2.
Ringkasan IPA kelas 5: Alat Pernapasan
Bernapas adalah
menghirup oksigen dan
mengembuskan karbon
dioksida dan uap air.
Manusia bernapas
dengan paru-paru.
Pernapasan manusia
dibedakan menjadi
pernapasan perut dan
pernapasan dada.
Alat pernapasan
hewan berbeda-beda, antara lain insang,
paru-paru, trakea, dan
kulit.
Insang merupakan
alat pernapasan pada
ikan dan berudu.
Hewan yang bernapas
dengan paru-paru
adalah mamalia,
burung, reptil, katak
dewasa.
Burung bernapas
dengan paru-paru dan
dibantu pundi-pundi
udara.
Contoh hewan yang
bernapas dengan trakea
adalah serangga.
Contoh hewan yang
bernapas dengan kulit
adalah cacing tanah.
menghirup oksigen dan
mengembuskan karbon
dioksida dan uap air.
Manusia bernapas
dengan paru-paru.
Pernapasan manusia
dibedakan menjadi
pernapasan perut dan
pernapasan dada.
Alat pernapasan
hewan berbeda-beda, antara lain insang,
paru-paru, trakea, dan
kulit.
Insang merupakan
alat pernapasan pada
ikan dan berudu.
Hewan yang bernapas
dengan paru-paru
adalah mamalia,
burung, reptil, katak
dewasa.
Burung bernapas
dengan paru-paru dan
dibantu pundi-pundi
udara.
Contoh hewan yang
bernapas dengan trakea
adalah serangga.
Contoh hewan yang
bernapas dengan kulit
adalah cacing tanah.
Ringkasan IPA Kelas 5: Proses Pembentukkan dan Jenis-Jenis Tanah (Bag. 1)
Penggolongan Batuan didasarkan pada perbedaan Warna, Kekerasan, dan Permukaaannya
Proses Pembentukan Tanah
Tanah merupakan hasil dari pelapukan yang
terjadi pada batuan.
Klik disini untuk membaca ringkasan bagian 2.
Ringkasan IPA Kelas 5: Struktur Bumi dan Matahari (Bag.1)
Struktur Bumi dan Matahari
Struktur Bumi
Bumi tempat kita tinggal saat ini merupakan salah satu anggota tata surya
dengan matahari sebagai pusatnya. Jika bumi diiris maka akan tampak lapisan-lapisan.
Struktur bumi dari dalam ke luar adalah
lapisan inti bumi dalam,
inti bumi luar,
selimut bumi, dan
kerak bumi.
Klik disini untuk membaca ringkasan bagian 2.
Struktur Bumi
Bumi tempat kita tinggal saat ini merupakan salah satu anggota tata surya
dengan matahari sebagai pusatnya. Jika bumi diiris maka akan tampak lapisan-lapisan.
Struktur bumi dari dalam ke luar adalah
lapisan inti bumi dalam,
inti bumi luar,
selimut bumi, dan
kerak bumi.
Klik disini untuk membaca ringkasan bagian 2.
Ringkasan IPA Kelas 5: Air
Kegunaan Air Bagi Manusia
Air merupakan salah satu kebutuhan pokok makhluk hidup.
Selain untuk minum, air juga digunakan untuk mencuci, mandi, masak, dan menyiram tanaman.
Air yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari berasal dari suatu proses yang cukup panjang yang disebut daur air.
Proses Daur Air
Air yang berasal dari sungai, danau, dan sumber air lainnya akan mengalir ke laut. Air yang berada di laut, sungai dan danau akan mengalami penguapan. Penguapan ini menyebabkan air berubah wujud menjadi uap air yang akan naik ke angkasa. Uap air ini kemudian berkumpul menjadi
gumpalan awan.
Gumpalan awan yang ada di angkasa akan mengalami pengembunan karena suhu udara yang rendah. Pengembunan ini membuat uap air berubah wujud menjadi kumpulan titik-titik air yang tampak sebagai awan hitam. Titik-titik air yang semakin banyak akan jatuh ke permukaan bumi, yang kita kenal dengan hujan.
Sebagian air hujan akan meresap ke dalam tanah dan yang lainnya akan tetap di permukaan. Air yang meresap ke dalam tanah inilah yang akan menjadi sumber mata air sedangkan air yang tetap di permukaan laut akan dilairkan ke sungai, danau, dan saluran air lainnya
Kegiatan Manusia yang Dapat Mempengaruhi Daur Air
Hutan yang gundul karena penebangan liar menyebabkan air hujan langsung jatuh ke tanah, apabila terjadi hujan terus menerus dapat mengakibatkan longsor dan banjir.
Menghemat Air
Terganggunya daur air akan menyebabkan terganggunya keseimbangan makhluk hidup yang ada di bumi.
Dengan menghemat air, kita akan turut berperan dalam memelihara salah satu sumber kehidupan
kita.
Air merupakan salah satu kebutuhan pokok makhluk hidup.
Selain untuk minum, air juga digunakan untuk mencuci, mandi, masak, dan menyiram tanaman.
Air yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari berasal dari suatu proses yang cukup panjang yang disebut daur air.
Proses Daur Air
Air yang berasal dari sungai, danau, dan sumber air lainnya akan mengalir ke laut. Air yang berada di laut, sungai dan danau akan mengalami penguapan. Penguapan ini menyebabkan air berubah wujud menjadi uap air yang akan naik ke angkasa. Uap air ini kemudian berkumpul menjadi
gumpalan awan.
Gumpalan awan yang ada di angkasa akan mengalami pengembunan karena suhu udara yang rendah. Pengembunan ini membuat uap air berubah wujud menjadi kumpulan titik-titik air yang tampak sebagai awan hitam. Titik-titik air yang semakin banyak akan jatuh ke permukaan bumi, yang kita kenal dengan hujan.
Sebagian air hujan akan meresap ke dalam tanah dan yang lainnya akan tetap di permukaan. Air yang meresap ke dalam tanah inilah yang akan menjadi sumber mata air sedangkan air yang tetap di permukaan laut akan dilairkan ke sungai, danau, dan saluran air lainnya
Kegiatan Manusia yang Dapat Mempengaruhi Daur Air
Hutan yang gundul karena penebangan liar menyebabkan air hujan langsung jatuh ke tanah, apabila terjadi hujan terus menerus dapat mengakibatkan longsor dan banjir.
Menghemat Air
Terganggunya daur air akan menyebabkan terganggunya keseimbangan makhluk hidup yang ada di bumi.
Dengan menghemat air, kita akan turut berperan dalam memelihara salah satu sumber kehidupan
kita.
Subscribe to:
Posts (Atom)